Bahaya madu bagi bayi

Thursday, August 1st 2013. | Kesehatan
1 Flares 1 Flares ×
Bahaya madu bagi bayi

Bahaya madu bagi bayi

Bahaya madu bagi bayi

Bahaya madu bagi bayi 12 bulan -Sebagian besar Ibu senang memberikan madu untuk si Kecil sejak dini bahkan beberapa sejak lahir, dengan alasan banyak manfaatnya untuk kesehatan ataupun sebagai pengganti gula. Akan tetapi, hal ini ditentang oleh Akademi Pediatri Amerika/ American Academy of Pediatrics (AAP) yang menyatakan bahwa bayi di bawah 12 bulan tidak boleh mengonsumsi madu dan apapun hasil olahannya.

Info bahaya madu bagi bayi

Madu terkadang mengandung spora bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan keracunan (botulisme) pada si Kecil. Pada bayi di bawah usia satu tahun, saluran cernanya belum terbentuk sempurna, sehingga bakteri tersebut dapat berkembang dan membentuk toksin/racun.

Meskipun kejadiannya jarang tetapi botulisme dapat berdampak hebat, karena dapat menyebabkan kelemahan/paralisis otot, termasuk otot pernafasan, sehingga si Kecil akan mengalami gangguan pernafasan yang akhirnya bisa berujung kepada kematian. Selain itu, dengan pemberian madu terlalu dini dikhawatirkan akan menganggu perkembangan dan pembentukan gigi si Kecil.

Kenali gejala keracunan/botulisme pada si bayi

Bahaya madu bagi bayi, Gejalanya biasa muncul sekitar 8 – 36 jam setelah si Kecil mengonsumsi madu. Gejala awal yang umum terjadi adalah sulit buang air besar. Gejala lainnya dapat berupa :

  • ekspresi wajah yang datar
  • nafsu makan atau minum menurun
  • menangis lemah
  • gelisah
  • terlihat lemas

 Segera bawa si bayi ke dokter bila :

  1. terlihat lemas bahkan untuk mengangkat kepalanya pun tidak mampu
  2. terlalu lemah untuk menangis atau mengisap
  3. sulit buang air besar
  4. tidak dapat menelan
  5. terlihat sulit bernafas/sesak

Penanganan pertama pada keracunan/botulisme:

  1. segera bawa ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat
  2. jika si Kecil terdiagnosis keracunan botulisme, maka akan segera dilakukan beberapa tindakan, termasuk   kuras lambung dan/atau pemberian antiracun sesuai indikasi
  3. dokter akan memberikan perawatan pendukung, termasuk alat bantu napas bila diperlukan.
1 Flares Facebook 1 Twitter 0 Google+ 0 Pin It Share 0 1 Flares ×

Baca Juga ^^ Bahaya madu bagi bayi